Karya seni, Sains, dan Sejarah menyatu di Manila

Karya Seni, Sains, dan Sejarah menyatu di Manila

Karyan Seni, Sains dan Sejarah Manila – Manila adalah tujuan khusus untuk beberapa pelancong asing yang bertandang ke negara Filipina.

Dikukuhkan selaku kota paling besar di Filipina, Manila tawarkan bermacam beberapa tempat selingan memikat buat pelancong dimulai dari pusat berbelanjaan, taman bunga, kebun binatang sampai museum.

Karya seni, Sains, dan Sejarah menyatu di Manila

Di kota Manila ada banyak museum-museum yang memperlihatkan beberapa benda monumental, dan hal bagus yang terkait dengan sains. Benar-benar pas didatangi dengan keluarga untuk menambahkan ilmu dan pengetahuan.

Berikut lima museum dari Seni, sains dan Sejarah Manila bagus yang harus kamu datangi waktu liburan di kota Manila. Apa sajakah? Yok, baca info selengkapnya di bawah ini.

  1. The Mind Museum

Berada di teritori Bonifacio Global City, Manila, The Mind Museum adalah tempat terhebat untuk beberapa anak atau orang dewasa yang ketarik pada sektor sains. Di sini, kamu bisa menyaksikan bagaimana sains berasa bertambah lebih hidup melalui tehnologi-teknologi hebat yang ditampilkan.

Museum ini mempunyai lebih dari 250 pameran interaktif yang mendalami sains, dimulai dari pengetahuan biologi, luar angkasa, dan ada banyak kembali.

The Mind Museum membuka dimulai dari jam 09.00 pagi sampai 18.00 PST. Untuk masuk museum ini, pria dewasa akan dikenai ongkos sejumlah 650 peso atau seputar Rp180 ribu dan pelajar sejumlah 475 Peso atau sama dengan RP130 ribu.

  1. Jorge B. Vargas Museum and Filipiniana Research Center

Jorge B. Vargas Museum and Filipiniana Research Center dibuat di tahun 1980-an. Museum ini memuat bermacam benda dan kreasi seni bantuan dari Jorge.

Dalam tempat ini, kamu akan mendapati bermacam koleksi, dimulai dari perangko, buku, naskah puisi, koin-koin kuno, dan ada banyak kembali.

Jadi museum favorite di kelompok beberapa pelajar, Jorge B. Vargas Museum and Filipiniana Research Center kerap melangsungkan beberapa acara, seperti atraksi musik kontemporer, pembacaan puisi sampai launching buku.

  1. Ayala Museum

The Ayala Museum ialah satu museum di Makati , Metro Manila ,Filipina. Berada di Ayala Center bersisihan dengan mal Greenbelt dan diatur secara individu oleh Ayala Foundation. Dari demikian jumlahnya museum yang ada di negara Filipina, Ayala Museum mempunyai style bangunan paling kekinian yang direncanakan oleh arsitektur Leandro V. Locsin.

Bangunan enam lantai ini memuat pameran etnografi dan arkeologi mengenai budaya, seni, dan riwayat Filipina. Semenjak dibangun di tahun 1967, museum itu sudah memiliki komitmen untuk memperlihatkan koleksi luar negeri dan tempatkan seni kontemporer Filipina di ajang global dalam jalan raya dua arah yang sama-sama bekerja bersama dan berganti dengan federasi lokal dan internasional. Semenjak Juni 2019, museum ditutup sesaat untuk perbaikan.

Ayala Museum simpan bermacam barang unik seperti beberapa ribu beberapa benda monumental yang dibuat dari emas sampai miniatur kapal laut. Dengan info riwayat yang komplet, Ayala Museum benar-benar direkomendasikan untuk didatangi beberapa beberapa anak dan pelajar.

  1. National Museum of Fine Arts

Untuk kamu beberapa pencinta kreasi seni visual, karena itu National Museum of Fine Arts adalah lokasi yang harus buat kamu datangi. Museum ini memperlihatkan bermacam lukisan kuno dan kekinian kreasi pelukis-pelukis populer asal Filipina.

National Museum of Fine Arts awalnya dikenali selaku National Art Gallery , ialah satu museum seni di Manila , Filipina. Berada di Padre Burgos Avenue di seberang Museum Nasional Antropologi disamping timur Taman Rizal. Museum, yang dipunyai dan dioperasionalkan oleh Museum Nasional Filipina , dibangun di tahun 1998 dan simpan koleksi lukisan dan patung kreasi seniman classic Filipina seperti Juan Luna , Félix Resurrección Hidalgo danGuillermo Tolentin.

Bangunan neoklasik dibuat di tahun 1921 dan awalannya berperan untuk memuat bermacam tubuh legislatif pemerintahan Filipina. Dikenali selaku Gedung Legislatif Lama ( Gedung Konferensi Lama), ini ialah rumah untuk konferensi bikameral dari tahun 1926 sampai 1972, dan Senat Filipina dari tahun 1987 sampai 1997.

Salah satunya kreasi lukisan terhebat yang berada di museum ini ialah ‘Spoliarium’ yang dibikin pada era ke-19 oleh pelukis legendaris asal Filipina namanya Juan Luna. Dalam National Museum of Fine Arts dibuat di tahun 1920 dan mempunyai style bangunan neoklasik.

  1. National Museum of Alami History

National Museum of Alami History adalah tempat tebaik untuk didatangi bersama bagian keluarga waktu berlibur di kota Manila. Di museum ini ada banyak beberapa hal unik dan bagus yang bisa menambahkan pengetahuan pengetahuanmu.

Museum Nasional Riwayat Alam (Bahasa Filipina: Pambansang Museo ng Likas na Kasaysayan ) ialah museum riwayat alam nasional Filipina dan dibuka di tahun 2018. Berada di sejauh Lingkaran Agrifina di Taman Rizal, Manila. Koleksinya mencakup sampel botani, dan pameran geologi dan zoologi.

Bangunan ini dibuat selaku Bangunan Pertanian dan Perdagangan di tahun 1940. Dia direncanakan dengan style neoklasik oleh Arsitek Filipina Antonio Toledo pada tahun akhir 1930, mempunyai dimensi dan denah yang serupa dengan bangunan kembarnya yang berada disamping utara lingkaran, Gedung Keuangan. Ke-2 bangunan itu remuk dalam Pertarungan Manila sepanjang Perang Dunia II. Itu diperbaharui dengan design dari Dominic Galicia Architects dan pendesain interior Tina Periquet. Design Galicia menyertakan perawatan fasad bangunan terkecuali tambahan kubah kaca yang disokong oleh susunan heliks ganda yang di inspirasi dari DNA. Kubah dan susunan pendukungnya dipanggil selaku “Pohon Kehidupan” dan akan tutupi halaman gedung enam lantai itu.

National Museum of Alami History memperlihatkan bermacam jenis wujud flora dan fauna, terhitung rangka tulang dari hewan-hewan purba. Tempat ini sempat ditutup karena ada perbaikan besar.

  1. Museum Casa Manila

Jalan-jalan ke Manila tidak komplet bila kita tidak berkunjung Intramuros. Di teritori Intramuros dibangun satu museum yakni Museum Casa Manila. Musseum ini menulis riwayat sosial Manila sepanjang zaman Penjajahan Spanyol.

Satu rumah besar era ke-19 yang istimewa ini, didekorasi dan diperlengkapi dengan style masa orisinal, adalah keunikan beberapa rumah keluarga Filipina yang makmur, tawarkan sepintas yang memikat pada zaman lalu.

Museum ini ditata dalam tiga lantai, dengan ruangan tamu khusus yang tempati lantai teratas, diraih lewat tangga besar. Di sini Anda bisa kagum pada furniture unik dari Cina dan Eropa, dan beberapa barang yang dibikin oleh pengrajin lokal.

Tidak boleh terlewat jam kakek yang mengagumkan, dan kreasi seni, patung, dan beberapa benda dekorasi yang lain yang akan dicicipi oleh keluarga kaya.

Lantai tengah berisi ruang tidur dan perpustakaan kantor, di mana Anda bisa menyaksikan peti harta karun keluarga yang simpan koin emas dan perak dan barang bernilai yang lain dengan aman, dan kloset ganda spesial yang direncanakan untuk dipakai oleh 2 orang di saat yang serupa. Salah satunya feature menarik dari masa arsitektur ini ialah minimnya engsel pada salah satunya pintu.

Jika kita masuk di sisi dapur, dapat kita pikirkan staff rumah tangga yang berusaha keras. Bawa panci dan wajan bolak-balik dalam panas yang menusuk dari oven arang.

Saat keluarga menanti untuk memperhitungkan acara pesta sedap di seputar kamar makan 18 bangku, meja. Didinginkan oleh punkah, kipas langit-langit yang dioperasionalkan secara manual untuk kenyamanan diri dan tamu mereka. Di dapur Anda akan menyaksikan bak air hujan yang sediakan air mengucur untuk rumah tangga.

Sesudah senang menelusuri rumah secara detail, jika kita ke arah bawah dibuat kagum pada air mancur dekorasi yang membuat sisi tengahnya.